Selasa, 21 Juni 2011

Hadits Tentang Buruk Sangka

TINGKAH LAKU TERCELA

1.      Hadits Tentang Buruk Sangka
Hadits ke-1660 Kitab Al-Lu’lu’ wal Marjan (اللؤلؤ والمرجان  )
حَدِيْثُ أَبِي هُرَيْرَةَ ر.ض : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص.م قَالَ: إِيَّاكُمْ وَالظَّنِّ، فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيْثِ. وَلاَ تَحَسَّسُوْا، وَلاَ تَجَسَّسُوْا، وَلاَ تَنَاجَشُوْا، وَلاَ تَحَاسَدُوْا، وَلاَ تَبَاغَضُوْا، وَلاَ تَدَابَرُوْا، وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا.
أخرجه البخارى في: 78. كتاب الأدب

Artinya: “Hadits Abu Hurairah r.a.: Sesungguhnya Rasulullah SAW. bersabda: Berhati-hatilah kalian dari buruk sangka, sesungguhnya buruk sangka adalah sedusta-dustanya cerita/berita. Janganlah menyelidiki, janganlah memata-matai hal orang lain, janganla tawar-menawar untuk menjerumuskan orang lain, jangan saling menghasut, jangan saling membenci, jangan saling membelakangi, dan jadilah kalian sebagai hamba Allah yang bersaudara.”
(Diriwayatkan Imam Bukhori, 78. Kitab Adab)

Buruk sangka adalah menyangka seseorang berbuat kejelekan atau menganggap jelek tanpa adanya sebab yang jelas yang memperkuat sangkaannya. Orang yang melakukannya berarti telah berbuat dosa, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an:


يا أيها الذين أمنوا اجتنبوا كثيرا من الظن ان بعض الظن اثم.
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), Karena sebagian dari prasangka itu dosa.
(Q.S. Al-Hujurat: 12)

Buruk sangka dinyatakan Nabi SAW sebagai sedusta-dustanya ucapan. Apalagi kalau berburuk sangka tersebut terhadap masalah aqidah yang harus diyakini apa adanya. Buruk sangka dalam masalah ini adalah haram. Sebaliknya berburuk sangka terhadap masalah-masalah kehidupan agar memiliki semangat untuk menyelidikinya adalah dibelehkan.
2.      Hadits tentang Ghibah
Hadits ke-1520 Kitab Riyadlus Sholihin (رياض الصالحين)
وَعَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ ر.ض. أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص.م. قَالَ: أَتَدْرُوْنَ بِالْغِيْبَةِ؟ قَالُوْا: اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمُ، قَالَ: ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يُكْرَهُ، قِيْلَ أَفَرَأَيْتَ اِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُوْلُ؟ قَالَ: اِنْ كَانَ فِيْهِ مَا تَقُوْلُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ، وَاِنْ لَمْ يَكُنْ فِيْهِ مَا تَقُوْلُ فَقَدْ بَهَتَهُ، (رواه مسلم).

Artinya: “Dari Abu Hurairah r.a. Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: Tahukah kalian apa ghibah itu? Para sahabat menjawab: Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui. Nabi bersabda: yaitu menyebut saudaramu dengan apa yang tidak disukainya. Beliau ditanya: Bagaimana pendapat Anda kalau itu memang sebenarnya/apa adanya? Jawab Nabi: Kalau memang sebenarnya begitu itulah yang disebut ghibah. Akan tetapi jika menyebut apa-apa yang tidak sebenarnya berarti kamu telah menuduhnya dengan kebohongan. (HR. Muslim)

Ghibah adalah menceritakan kejelekan yang apabila orang tersebut mendengarnya ia tidak suka meskipun hal itu benar. Sedangkan menceritakan sesuatu yang tidak sebenarnya disebut sebagai kebohongan.
Seseorang yang telah tergelincir lisannya dengan menceritakan kejelekan orang lain sesungguhnya telah berbuat dosa. Sedangkan kejelekan orang yang diceritakannya akan berpindah kepadanya sementara kebaikannya akan berpindah ke orang lain.
Sebenarnya tidak semua ghibah dilarang. Ada ghibah yang diperbolehkan, antara lain:
a.       Mengadukan orang yang menganiaya kepada wali hakim.
b.      Meminta orang yang dianggap sanggup menasehatinya agar menasehati orang yang berbuat mungkar.
c.       Menasehati agar orang lain jangan tertipu oleh orang yang jahat tersebut, dan sebagainya.
Adapun cara bertaubat bagi orang yang melakukan buhtan adalah sebagai berikut:
a.       Menarik kembali kabar bohong yang dia sampaikan dahulu.
b.      Meminta maaf atau meminta untuk dihalalkan kepada yang difitnah.
c.       Meminta ampun kepada Allah atas perbuatan buhtan, karena buhtan termasuk dosa besar yang sejajar dengan menyembah berhala. Sebagaimana firman Allah:


فاجتنبوا الرجس من الأوثان واجتنبوا قول الزور (الحاج: 30)
 
Artinya: “Maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu, dan jauhilah perkataan dusta”.  (Q.S. Al-Hajj: 30)

3.      Hadits tentang perilaku boros
Hadits ke 1778 Kitab Riyadlus Sholihin (رياض الصالحين)
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ ر.ض. قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص.م.: إِنَّ اللهَ تَعَالَى يَرْضَى لَكُمْ ثَلاَثاً، وَيُكْرِهُ لَكُمْ ثَلاَثاً، فَيَرْضَى لَكُمْ اَنْ تَعْبُدُوْهُ وَلاَ تُشْرِكُوْا بِهِ شَيْئاً، وَاَنْ تَعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيْعاً وَلاَ تَفَرَّقُوْا، وَيُكْرِهُ لَكُمْ قِيْلَ وَقَالَ وَكَثْرَةُ السُّؤَالِ وَاِضَاعَةُ الْمَالِ. رواه مسلم.

ÏN#uäur #sŒ 4n1öà)ø9$# ¼çm¤)ym tûüÅ3ó¡ÏJø9$#ur tûøó$#ur È@Î6¡¡9$# Ÿwur öÉjt7è? #·ƒÉö7s? . ¨bÎ) tûïÍÉjt6ßJø9$# (#þqçR%x. tbºuq÷zÎ) ÈûüÏÜ»u¤±9$# ( tb%x.ur ß`»sÜø¤±9$# ¾ÏmÎn/tÏ9 #Yqàÿx. .
26.  Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
27.  Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah Saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.


Senin, 20 Juni 2011

Contoh RKM


PROGRAM KERJA
MADRASAH IBTIDAIYAH ISLAMIYAH
BANJARPOH PULOREJO NGORO JOMBANG
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
No
Program/Sub Program
Jenis kegiatan/Uraian
Sasaran
Pelaksana
Ket.
I
UMUM
1.      Rapat awal tahun pelajaran
2.      Rapat rutin
a.       Kepala Madrasah
b.      Guru
3.      Pembinaan Guru
4.      Penataan Halaman
5.      Rapat akhir tahun
6.      ………………….
Guru


Kepala Madrasah
Guru
Guru
Warga Madrasah
Guru
Kamad


KKM
Kamad
Kamad
Warga Madrasah
Kamad

II
PENGAJARAN
1.      Menyusun jadwal  pelajaran
2.      Supervisi
3.      UTS/UAS
4.      Pembagian Raport
5.      Pelaksanaan ujian akhir sekolah/UNAS
6.      Aktifitas siswa
7.      Penyerahan STTB
Guru

Guru
Murid
Murid

Murid
Murid
Murid
Kamad&Waka kurikulum
Kamad
Guru&Murid
Wali kelas

Guru&Murid
Guru&Murid
Kamad

III
KESISWAAN
1.      Penerimaan siswa baru.
2.      Pendataan Murid
3.      Pelaksanaan BP
4.      Pelaporan format LI-SD/MI
5.      Kenaikan kelas
6.      ………………….
Murid

Kamad
Murid
Kamad

Kamad
Panitia PSB

TU&Kamad
Waka kesiswaan
TU/Kamad

Wali kelas

IV
PERSONALIA MADRASAH
1.      Mengusulkan kenaikan gaji GTY&PTY
2.      Pembagian tugas
3.      Membuat DP3
4.      Membuat format DK/Daftar kepangkatan
GTY&PTY


Guru&Pegawai
Guru&Pegawai
Kamad
Kamad


Kamad
Kamad
Kamad


V
PERALATAN GEDUNG MADRASAH
1.      Menginventariskan buku perpustakaan
2.      Menata perpustakaan sekolah
3.      Menginventariskan barang Madrasah
4.      Menginventariskan alat peraga
Staf TU

Murid&Petugas Perpustakaan
Staf TU&Kamad

Guru
Staf TU

Murid&Petugas Perpustakaan
Staf TU&Kamad

Guru&Kamad

VI
KEUANGAN
1.      Membukukan pendapatan&belanja Madrasah
2.      Mengawasi dan supervisi keuangan Madrasah
3.      Pengelolaan keuangan Madrasah
4.      Pelaporan keuangan
Bendahara dan Kamad

Kamad


Bendahara dan Kamad
Bendahara, Guru&Kamad
Bendahara


Komite&Yayasan


Bendahara

Bendahara

VII
HUMASY
1.      Rapat Komite Madrasah
2.      Rapat wali murid
3.      Rapat pengurus yayasan
4.      Pameran hasil karya murid
5.      …………..
Komite

Wali murid
Yayasan

Murid
Kamad

Kamad
Yayasan

Madrasah

VIII
SUPERVISI
1.      Pemeriksaan administrasi KBM
2.      Kunjungan kelas
3.      Pemeriksaan sarana&prasarana
4.      Pemeriksaan administrasi tata usaha
5.      Pemeriksaan 7K
6.      Pemeriksaan keuangan
Guru

Guru&Murid


Staf TU


Guru&Murid
Bendahara
Kamad

Kamad
Kamad

Kamad


Kamad
Kamad

IX
EKSTRA KURIKULER
1.      Mengatur layanan UKS
2.      Mengatur layanan perpustakaan Madrasah
3.      Mengatur kegiatan ekstrakurikuler
4.      Mengatur dan menata sarana&prasarana Madrasah
5.      Pelatihan Drumband
6.      Pelatihan Banjari
Pembina UKS

Petugas Perpustakaan

Pembina kegiatan ekstra
Warga Madrasah
Kamad

Kamad


Kamad

Kamad